SELAMAT DATANG DI BLOG DESA KLAMPIS BARAT

Wednesday, July 20, 2016

Bertani di Green House

Proses Penggemburan Tanah

Proses Penyemaian
Klampis - Desa Klampis Barat yang memiliki kondisi dan jenis tanah berupa tanah kapur membuat lahan pertanian sulit ditemui. Hal ini menyebabkan tidak adanya hasil pertanian yang dihasilkan oleh penduduk Desa Klampis Barat. Tidak menyerah dengan kondisi dan jenis tanah yang demikian, pemerintah Desa Klampis Barat berupaya membuat Green House. Green house ini bertujuan untuk mengakomodir keinginan penduduk untuk menghasilkan tanaman Hortikultura.

Tanaman Hortikultura yang diberikan berupa,bayam, cabai, tomat, gambas, kacang panjang, mentimun, selada, sawi, pepaya, kangkung,dan terong. Benih tanaman Hortikultura tersebut didapatkan dari bantuan Dinas Pertanian setempat. Bantuan tidak hanya berhenti di pemberian benih saja, namun dalam pembangunan Green House, Dinas Pertanian juga memberikan bantuan berupa polybag serta pupuk organik. Pemberian bantuan ini diupayakan mampu memberikan manfaat bagi penduduk Desa Klampis Barat.

Sedikit menemui kendala dalam pengelolahan Green House. Hal ini disebabakan minimnya pengetahuan tentang bidang pertanian khususnya untuk tanaman Hortikultura. Sehingga pengelolahan dipimpin oleh ibu klebun. Didukung pula letak Green House yang berdekatan dengan kediaman bapak klebun, sehingga pengelolahan mamapu dikontrol dengan baik oleh ibu klebun. Tak hanya itu, letak Green House berada di area sumber air tanah yang tawar. Alat-alat yang tidak memadai, juga menjadi kendala, sehingga tidak semua benih yang diberikan oleh Dinas Pertanian dapat ditanam. Seperti benih yang membutuhkan ajir dan benih yang memebutuhkan suhu lebih rendah. Sehingga hanya terdapat beberapa tanaman saja seperti kangkung, bayam, cabai, tomat,dan terong. (ang/wnr)

Tinjauan Ibu Kepala Desa

Green House Desa Klampis Barat
Share this article

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2014 Klampis Barat - Bangkalan • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top